Kini, sebuah proses yang kita kumpulkan dari jutaan kepingan yang lalu

Kepingan-kepingan itu yang menyajikan pilihan untuk menjadi kini.

Kusampaikan maaf kepadamu karena surat yang kau kirim tiga bulan yang lalu baru kubalas sekarang. Terima kasih atas surat yang kau tulis di hari kelahiranku yang ke-26. Ketika membaca surat itu, sudah kuniatkan untuk membalasnya di hari kau dilahirkan. Tapi ini sudah lewat sepekan. Semoga maklum menjadi bagian dari dirimu.
Janjiku yang tersebut disuratmu telah kutunaikan walaupun pernah timbul canda untuk menggantinya dengan segelas Americano panas. Terima kasih telah mengingatkan untuk menuntaskan pendidikan yang sempat kulupakan.

 

Semoga berbahagia di usia 24 tahunmu, Perempuan Pecinta Kuning.

Dan selamat untuk keinginanmu yang akan tercapai menambah pengetahuan di Ibukota.

Belajar yang giat dan jaga diri di sana.

Katanya Ibukota itu lebih kejam daripada Ibu tiri, jadi baik-baiklah di sana.

Walaupun kupercaya penuh sangat, kau bisa menjaga diri lebih baik daripada diriku di sana.

Jangan terlalu lama di Ibukota, banyak hal yang menantimu di sini.

 

 

17 Mei 2016

 

Feri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *