Sesekali dia berharap bermain degan awan dalam pelukan langit membiru.
Tetapi sering kali dia terjatuh dalam-dari ketinggian yg memeluknya.

Harapan hanya membuatnya lemah,
Kekecewaan yang membuatnya kuat.
Tapi dia tidak bisa memilih,
Apakah di puncak dapat meninggikan
Atau pesisir yg sewaktu dapat menyapu.

Mungkin dia butuh waktu seabad atau bahkan lebih untuk mengetahui awan dapat bermain dengannya dalam pelukan langit biru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *